Tren Kerja Online dan Kerja Sampingan Menguat, NambahCuan Tawarkan Tiga Jenis Tugas Tanpa Jam Kerja Mengikat

3 minutes reading
Friday, 11 Sep 2026 23:01 0 0 vritimes

Dulu, brand yang mau kontennya ramai di media sosial biasanya cuma punya dua pilihan: kerjakan sendiri lewat tim internal, atau sewa agency dengan biaya yang tidak murah, terutama berat untuk brand kecil dan menengah.

Pergeseran terjadi begitu konsep microtask berkembang di Indonesia. Brand kini bisa mempertemukan langsung kebutuhan campaign-nya dengan ribuan talent lewat satu platform, dengan biaya yang lebih terukur per tugas. Model ini juga ikut mendorong minat kerja online dan kerja sampingan naik, karena membuka peluang penghasilan tambahan lewat tugas digital dari HP.

NambahCuan menjawab dua kebutuhan ini sekaligus lewat platform microtask yang kini didukung lebih dari 10.000 talent terdaftar, memungkinkan pengguna memilih dan mengerjakan tugas digital untuk penghasilan tambahan tanpa terikat jam kerja tetap.

Tiga Jenis Tugas, Bisa Dipilih Sesuai Waktu Luang

NambahCuan menghubungkan kebutuhan campaign dari brand dengan talent yang bersedia mengerjakan tugas digital sesuai brief. Tiga kategori tugas yang tersedia:

Buzzer, membantu mendistribusikan campaign lewat akun media sosial pribadi sesuai instruksi yang diberikan

Clipper video, mengolah video berdurasi panjang menjadi beberapa konten pendek berformat vertikal untuk TikTok, Instagram Reels, atau YouTube Shorts, membutuhkan kemampuan editing dasar seperti CapCut

Micro-job media sosial, tugas ringan lain dengan tingkat kesulitan dan komisi yang bervariasi

Pendaftaran sebagai talent tidak dikenakan biaya. Setelah akun memenuhi ketentuan platform, pengguna dapat memilih tugas yang tersedia lewat dashboard NambahCuan tanpa kewajiban mengambil seluruh campaign yang ditawarkan.

Tugas Clipper, Butuh Skill Tambahan tapi Prosesnya Tetap Sederhana

Dari tiga jenis tugas di atas, clipper adalah satu-satunya yang butuh keterampilan tambahan di luar sekadar posting atau share. Talent memotong video panjang milik brand menjadi klip pendek berformat vertikal, lalu mengeditnya sendiri dengan aplikasi sederhana seperti CapCut sebelum diunggah.

Begitu klip selesai diedit dan diposting sesuai ketentuan campaign, sistem akan memverifikasi hasilnya dan saldo langsung masuk ke akun talent, tanpa proses pencairan yang berlapis-lapis. Talent tidak perlu memiliki followers dalam jumlah besar untuk bisa mengambil tugas ini, karena penilaiannya ada di hasil kerja, bukan di ukuran akun.

Penghasilan Berbeda di Tiap Jenis Tugas

Besaran komisi berbeda untuk setiap jenis pekerjaan. Tugas buzzer dan micro-job media sosial menawarkan potensi Rp50.000 hingga Rp100.000 per hari, tergantung jumlah tugas yang tersedia dan berhasil diselesaikan. Tugas clipper bernilai lebih tinggi karena membutuhkan waktu dan keterampilan editing lebih banyak, dengan potensi penghasilan Rp5 juta hingga Rp15 juta per bulan bagi talent yang aktif dan konsisten mengambil campaign.

NambahCuan menegaskan nominal tersebut adalah potensi berdasarkan aktivitas pekerjaan, bukan pendapatan tetap yang dijamin untuk setiap pengguna.

Bukan Skema Rekrutmen, Ini Penegasan NambahCuan

Mas Abai, Admin NambahCuan, menekankan pentingnya membedakan platform microtask dari sistem yang menjadikan perekrutan anggota baru sebagai sumber pendapatan utama.

“Kalau penghasilan utamanya berasal dari merekrut orang lain, bukan dari mengerjakan tugas, modelnya sudah berbeda dari micro-job. Di NambahCuan, talent mendapat komisi dari tugas yang mereka kerjakan sendiri, tidak ada target merekrut orang lain,” kata Mas Abai.

Syarat dan ketentuan NambahCuan dapat diakses publik secara terbuka. Calon talent tetap disarankan mempelajari mekanisme platform sebelum bergabung dengan platform kerja online apa pun.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

LAINNYA