KAI Logistik Perkuat Budaya Anti Penyuapan melalui Awareness Training SNI ISO 37001:2025

2 minutes reading
Thursday, 29 Oct 2026 18:01 0 1 vritimes

KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang jasa logistik, terus memperkuat budaya kerja berintegritas melalui penyelenggaraan Awareness Training Sistem Manajemen Anti-Penyuapan (SMAP) SNI ISO 37001:2025. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu (27–28/10), ini diikuti oleh perwakilan pekerja dari berbagai unit bisnis sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran terhadap pencegahan penyuapan di lingkungan perusahaan.

Salah satu penekanan dalam pembaruan SNI ISO 37001:2025 dibandingkan versi 2016 adalah secara eksplisit menempatkan budaya anti penyuapan (anti-bribery culture) sebagai persyaratan tersendiri. Jika sebelumnya budaya antisuap tercermin dalam komitmen kepemimpinan, kebijakan, komunikasi, dan pengendalian, di versi terbaru ini lebih menegaskan bahwa budaya tersebut perlu dikembangkan, dipelihara, dan dipromosikan di seluruh tingkatan organisasi.

Sejalan dengan pembaruan tersebut, penguatan SMAP diarahkan pada pembentukan perilaku kerja yang menjunjung tinggi integritas. Setiap insan perusahaan memiliki peran dalam mencegah penyuapan melalui kepatuhan terhadap kebijakan, pemahaman terhadap potensi risiko, pengambilan keputusan secara objektif, serta keberanian untuk menolak dan melaporkan indikasi pelanggaran. Dengan demikian, budaya anti penyuapan diharapkan tumbuh menjadi bagian dari kebiasaan kerja dan tercermin dalam interaksi dengan pelanggan, mitra bisnis, maupun pemangku kepentingan lainnya.

Manager of Public Relations KAI Logistik, Adjeng Putri Adhatu, menyampaikan bahwa penguatan budaya anti penyuapan memerlukan kesadaran dan keterlibatan seluruh pekerja secara berkelanjutan. “Penerapan budaya anti penyuapan tidak cukup hanya melalui pemahaman terhadap kebijakan dan prosedur, tetapi perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Melalui penguatan pemahaman SNI ISO 37001:2025, KAI Logistik mendorong seluruh pekerja untuk menjadikan integritas sebagai landasan dalam menjalankan tugas, mengambil keputusan, dan membangun hubungan profesional dengan para pemangku kepentingan,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, KAI Logistik mendorong peningkatan pemahaman pekerja terhadap pembaruan standar sekaligus memperkuat konsistensi penerapan prinsip anti penyuapan dalam proses bisnis. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap penerapan SMAP agar kebijakan dan mekanisme pengendalian yang dimiliki perusahaan dapat berjalan selaras dengan perilaku kerja yang berintegritas.

Ke depan, KAI Logistik berkomitmen untuk terus mengembangkan dan memelihara budaya anti penyuapan di seluruh lingkungan perusahaan. Melalui penerapan nilai integritas yang konsisten, perusahaan berharap dapat memperkuat tata kelola yang transparan dan akuntabel, menjaga kepercayaan pemangku kepentingan, serta mendukung keberlanjutan bisnis.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

LAINNYA