Bank Mandiri Taspen Dorong Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang

2 minutes reading
Thursday, 17 Sep 2026 21:01 0 0 View vritimes

KUPANG – PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menjalin kerja sama dengan Perumda Pasar Kota Kupang untuk mendorong digitalisasi pembayaran retribusi dan transaksi pedagang di pasar-pasar Kota Kupang agar lebih mudah, aman, transparan, dan efisien.

Kerja sama tersebut ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang, di Meeting Room Umera Kofie, Selasa (15/9/2026). Acara dihadiri Direktur Funding (Retail & Network) Bank Mandiri Taspen Rizky Olyvia Nasution dan Direktur Perumda Pasar Kota Kupang Ganda Raymond Tadjo Tallo beserta jajaran kedua institusi.

Melalui kerja sama ini, Bank Mandiri Taspen akan menyediakan layanan perbankan digital untuk mendukung pengelolaan transaksi Perumda Pasar Kota Kupang, salah satunya melalui Mantap Cash Management (MCM). Perumda Pasar Kota Kupang juga akan memanfaatkan Virtual Account (VA) dan QRIS untuk pembayaran iuran, jasa pelayanan, serta kewajiban pembayaran lainnya dari penyewa lahan, pedagang, pelapak, dan pengguna jasa pasar.

Direktur Funding (Retail & Network) Bank Mandiri Taspen Rizky Olyvia Nasution mengatakan digitalisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemudahan transaksi bagi pedagang sekaligus mendukung tata kelola pasar yang lebih efektif dan transparan.

“Penandatanganan kerja sama ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah nyata dalam membangun ekosistem pasar yang lebih modern, transparan, mudah, dan inklusif melalui pemanfaatan layanan digital. Kami berharap pembayaran retribusi dapat dilakukan secara mudah, cepat, aman, dan tercatat sehingga memberikan manfaat bagi pemerintah daerah, pengelola pasar, dan tentunya para pedagang,” kata Rizky dalam sambutannya.

Menurutnya, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Ke depan, sambung Rizky, kerja sama tersebut berpeluang dikembangkan melalui pemanfaatan QRIS, pembukaan rekening secara online, serta layanan perbankan lainnya untuk mendukung aktivitas usaha dan meningkatkan inklusi keuangan pedagang.

Sementara itu, Direktur Perumda Pasar Kota Kupang Ganda Raymond Tadjo Tallo menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan jawaban atas tantangan zaman. Dengan peralihan dari sistem manual ke digital, para pelaku usaha di pasar dapat lebih mudah bertransaksi, praktis dan aman.

“Manajemen Perumda Pasar Kota Kupang juga diuntungkan secara masif karena proses monitoring pendapatan dan arus kas kini dapat dipantau secara real-time dan jauh lebih cepat,” ujar Ganda.

Melalui sinergi ini, kedua belah pihak optimistis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis digital, meningkatkan daya saing pedagang lokal, sekaligus memperluas inklusi keuangan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

LAINNYA