Bulan Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang momen kebersamaan yang hangat saat berbuka puasa. Ada aroma khas yang selalu hadir menjelang maghrib—wangi gorengan, manisnya kolak, dan segarnya minuman tradisional. Tak heran jika banyak kuliner khas Ramadhan yang selalu dirindukan setiap tahunnya.
Berikut beberapa kuliner khas Ramadhan yang paling dinanti:
1. Kolak Pisang
Kolak pisang menjadi menu wajib saat berbuka. Perpaduan pisang yang lembut, kuah santan gurih, dan manisnya gula aren menciptakan rasa yang khas. Tak jarang kolak juga ditambahkan ubi, labu, atau kolang-kaling agar semakin nikmat. Sajian hangat ini terasa begitu menenangkan setelah seharian berpuasa.
2. Es Buah
Segarnya es buah dengan campuran melon, semangka, pepaya, nata de coco, dan sirup manis menjadi pelepas dahaga favorit. Disajikan dingin dengan tambahan susu kental manis atau air kelapa, minuman ini selalu laris di pasar takjil Ramadhan.
3. Gorengan
Bakwan, risoles, tahu isi, hingga pastel menjadi jajanan yang hampir tak pernah absen di meja berbuka. Teksturnya yang renyah dan rasanya yang gurih membuat gorengan sulit ditolak. Meski sederhana, kehadirannya selalu dirindukan.
4. Kurma
Kurma adalah sunnah Rasul dan identik dengan bulan Ramadhan. Buah yang berasal dari Timur Tengah ini memiliki rasa manis alami dan kaya energi, sehingga sangat cocok untuk membatalkan puasa.
5. Bubur Sumsum
Bubur sumsum dengan kuah gula merah cair menghadirkan perpaduan rasa gurih dan manis yang lembut di lidah. Teksturnya yang halus membuatnya mudah dicerna setelah seharian berpuasa.
6. Kicak dan Lopis
Di beberapa daerah, seperti Yogyakarta, kicak dan lopis menjadi hidangan khas Ramadhan. Lopis yang terbuat dari ketan disajikan dengan parutan kelapa dan gula merah cair, sementara kicak memiliki cita rasa manis legit dengan aroma nangka.
Makna di Balik Kuliner Ramadhan
Kuliner khas Ramadhan bukan sekadar makanan. Ia menyimpan kenangan—tentang antre membeli takjil, tentang berbuka bersama keluarga, dan tentang kebahagiaan sederhana menjelang adzan maghrib. Setiap suapan membawa nostalgia yang membuat bulan suci terasa semakin istimewa.
Ramadhan selalu datang dengan rindu. Dan salah satu cara terbaik menyambutnya adalah dengan menikmati kembali kuliner khas yang hanya terasa lengkap di bulan penuh berkah
No Comments