Antisipasi Lalu Lintas Wisata Idulfitri 1447H, JTT Pastikan Kesiapan Layanan di Ruas Tol Surabaya–Gempol

3 minutes reading
Friday, 20 Mar 2026 18:02 0 0 Admin

Surabaya (20/03) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan kesiapan layanan operasional di Ruas Jalan Tol Surabaya–Gempol (Surgem) dalam mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas pada periode libur dan wisata Idulfitri 1447H/2026. Ruas tol ini merupakan jalur strategis yang menghubungkan Kota Surabaya dengan sejumlah destinasi wisata di wilayah Jawa Timur seperti Pasuruan, Malang, serta kawasan wisata Gunung Bromo yang diperkirakan akan mengalami peningkatan mobilitas masyarakat selama periode libur Idulfitri 1447H/2026.

Berdasarkan pantauan data lalu lintas, JTT memprediksi puncak arus mudik Idulfitri 1447H/2026 di Gerbang Tol (GT) Kejapanan akan terjadi pada H+1 atau Minggu (22/03) dengan volume kendaraan mencapai 44.431 kendaraan. Sementara itu, pada Kamis (19/03) volume kendaraan sudah mencapai sebanyak 26.605 kendaraan telah melintas di Ruas Jalan Tol Surabaya–Gempol melalui GT Kejapanan. Angka tersebut meningkat 24,81% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 21.316 kendaraan, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang periode libur Idulfitri 1447H/2026.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo menyampaikan bahwa JTT telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan pelayanan jalan tol tetap optimal bagi para pengguna jalan. “JTT memastikan seluruh aspek operasional di Ruas Jalan Tol Surabaya–Gempol dalam kondisi siap melayani pengguna jalan selama periode libur Idulfitri. Berbagai kesiapan telah kami lakukan mulai dari kesiapan petugas operasional, armada layanan lalu lintas, hingga optimalisasi sarana dan prasarana jalan tol guna mendukung kelancaran perjalanan masyarakat,” ujar Ria.

Untuk mendukung kelancaran lalu lintas, JTT menyiagakan berbagai armada layanan jalan tol di ruas Surabaya–Gempol yang terdiri dari kendaraan layanan jalan tol, ambulans, kendaraan rescue, derek, unit Patroli Jalan Raya (PJR), serta kendaraan pengamanan yang bersiaga selama 24 jam guna memberikan respons cepat apabila terjadi gangguan di jalan tol. Pemantauan kondisi lalu lintas juga dilakukan secara intensif melalui sistem pengawasan yang terintegrasi dengan 84 titik CCTV dan 14 titik Dynamic Message Sign (DMS) yang dikendalikan melalui Jasamarga Traffic Information Center (JMTIC) Wilayah Timur.

Selain itu, JTT juga memastikan kesiapan fasilitas Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) yang berada di KM 754A dan KM 753B. Rest area tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung bagi pengguna jalan seperti area parkir kendaraan, SPBU, SPKLU, Toilet, tempat ibadah, fasilitas ATM, minimarket, serta area komersial dan UMKM yang dapat dimanfaatkan pengguna jalan untuk beristirahat selama perjalanan.

Sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas infrastruktur, JTT juga melakukan berbagai kegiatan preservasi jalan tol guna memastikan kondisi jalan tetap prima. Upaya tersebut dilakukan melalui monitoring kondisi cuaca dan potensi genangan, inspeksi rutin saluran drainase, serta penanganan lubang jalan secara cepat oleh tim patching apabila ditemukan kerusakan pada permukaan jalan. Selain itu, dilakukan pula pemeliharaan sarana perlengkapan jalan tol seperti rambu, marka jalan, guardrail, serta pembersihan dan pemangkasan vegetasi di sekitar jalan tol guna menjaga keselamatan pengguna jalan.

Dalam rangka mendukung pelayanan selama periode Idulfitri 1447H/2026, JTT juga menyiapkan posko pengamanan terpadu yang berada di beberapa titik strategis seperti Rest Area KM 754A, Rest Area KM 753B, Gerbang Tol Sidoarjo 2, serta Gerbang Tol Kejapanan. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi layanan serta informasi bagi pengguna jalan selama periode arus mudik dan arus wisata Idulfitri.

JTT mengimbau kepada seluruh pengguna jalan yang akan melakukan perjalanan selama periode libur Idulfitri agar dapat merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga jarak aman, mematuhi rambu lalu lintas, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol.

Untuk memperoleh informasi lalu lintas terkini, pengguna jalan dapat mengakses aplikasi Travoy, menghubungi One Call Center Jasa Marga di nomor 133, serta memantau media sosial resmi PT Jasamarga Transjawa Tol.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

LAINNYA