Harga Emas (XAUUSD) Kembali Menguat, Dupoin Futures Proyeksikan Target 4.700

4 minutes reading
Wednesday, 26 Aug 2026 10:01 0 0 vritimes

Pergerakan harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari Rabu (26/8). Berdasarkan analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, momentum bullish kembali terlihat setelah harga mengalami rejection pada area support 4.637–4.616. Kondisi tersebut diperkuat dengan terbentuknya pola Bullish Engulfing yang menunjukkan mulai menguatnya tekanan beli. Dupoin Futures melihat situasi ini membuka peluang bagi XAUUSD untuk bergerak menuju resistance 4.686 hingga 4.700.

Pada time frame H1, analisis Dupoin Futures menunjukkan bahwa harga emas sebelumnya sempat mengalami tekanan ketika mendekati area support 4.637–4.616. Namun, tekanan jual tidak cukup kuat untuk membawa harga menembus zona tersebut. Harga justru mengalami rejection dan kembali bergerak naik, yang menjadi indikasi bahwa buyer masih memiliki minat cukup besar untuk mempertahankan posisi. Bagi Dupoin Futures, kemampuan harga bertahan di atas support menjadi salah satu dasar penting dalam melihat peluang kenaikan jangka pendek.

Sinyal bullish semakin diperkuat oleh terbentuknya pola Bullish Engulfing, sebagaimana menjadi perhatian dalam analisis Dupoin Futures. Pola tersebut mencerminkan perubahan momentum dari tekanan jual menuju dominasi pembeli. Candlestick bullish yang menutupi candlestick bearish sebelumnya menunjukkan adanya peningkatan minat beli setelah harga menyentuh area support. Dalam kondisi seperti ini, Dupoin Futures menilai peluang terjadinya kelanjutan rebound menjadi semakin terbuka selama buyer mampu mempertahankan momentum.

Menurut proyeksi Dupoin Futures, target kenaikan terdekat harga emas berada pada area resistance 4.686–4.700. Zona tersebut akan menjadi level penting yang perlu dicermati pelaku pasar karena dapat menentukan arah XAUUSD selanjutnya. Jika harga mampu menembus resistance 4.686 dengan momentum yang kuat, Dupoin Futures melihat peluang bagi emas untuk melanjutkan penguatan menuju level yang lebih tinggi. Sebaliknya, apabila harga mengalami rejection, koreksi jangka pendek tetap perlu diantisipasi.

Meski memiliki prospek bullish, Dupoin Futures mengingatkan bahwa pergerakan harga mendekati resistance berpotensi memicu aksi ambil untung. Setelah mengalami penguatan, sebagian trader dapat memilih merealisasikan keuntungan sehingga menyebabkan harga terkoreksi sementara. Karena itu, Dupoin Futures menyarankan pelaku pasar untuk tidak hanya memperhatikan target resistance, tetapi juga mengamati respons harga ketika memasuki area 4.686–4.700.

Dari sisi fundamental, Dupoin Futures menilai pergerakan emas juga memperoleh dukungan dari penurunan harga minyak. Harga minyak yang lebih rendah dapat mengurangi kekhawatiran terhadap tekanan inflasi, terutama setelah kenaikan harga energi sebelumnya menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko inflasi. Kondisi tersebut berpotensi memberikan ruang bagi imbal hasil obligasi pemerintah AS atau Treasury Yield untuk bergerak lebih rendah, yang pada akhirnya dapat mendukung harga emas.

Penurunan US Treasury Yield menjadi faktor yang diperhatikan Dupoin Futures karena emas merupakan aset yang tidak memberikan imbal hasil. Ketika yield obligasi turun, opportunity cost dalam memegang emas menjadi lebih rendah. Situasi tersebut dapat meningkatkan daya tarik XAUUSD di mata investor. Dengan demikian, Dupoin Futures melihat penurunan yield sebagai salah satu katalis yang dapat membantu mempertahankan momentum penguatan harga emas dalam jangka pendek.

Selain yield, Dupoin Futures juga mencermati perkembangan dolar AS sebagai salah satu faktor utama yang dapat menentukan arah emas. Pelemahan dolar biasanya memberikan sentimen positif bagi XAUUSD karena membuat harga emas menjadi relatif lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang selain dolar. Apabila tekanan terhadap dolar AS terus berlanjut, Dupoin Futures melihat peluang penguatan emas menuju resistance 4.686–4.700 masih cukup terbuka.

Namun, Dupoin Futures juga melihat adanya risiko dari sisi permintaan safe haven. Meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran serta kemungkinan kembali normalnya aktivitas di Selat Hormuz dapat mengurangi kebutuhan investor terhadap aset lindung nilai. Apabila kondisi geopolitik semakin stabil, Dupoin Futures memperkirakan sebagian permintaan safe haven terhadap emas dapat berkurang sehingga berpotensi membatasi laju kenaikan XAUUSD.

Perkembangan geopolitik tetap menjadi perhatian Dupoin Futures karena perubahan situasi di kawasan tersebut dapat memicu volatilitas harga emas dengan cepat. Jika ketegangan AS-Iran kembali meningkat atau terdapat gangguan terhadap aktivitas di Selat Hormuz, permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven berpotensi kembali melonjak. Sebaliknya, apabila tensi terus mereda, Dupoin Futures menilai investor dapat mulai mengurangi eksposur safe haven sehingga momentum bullish emas berpotensi menjadi lebih terbatas.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai prospek harga emas (XAUUSD) pada perdagangan hari ini masih cenderung bullish, meskipun terdapat sejumlah faktor yang dapat membuat pergerakan berlangsung mixed. Dari sisi teknikal, rejection pada support 4.637–4.616 dan konfirmasi Bullish Engulfing menjadi sinyal positif. Sementara itu, Dupoin Futures melihat penurunan harga minyak dan Treasury Yield sebagai katalis fundamental yang turut mendukung penguatan emas.

Dengan mempertimbangkan kombinasi faktor teknikal dan fundamental tersebut, Dupoin Futures memproyeksikan harga emas berpeluang menguji area resistance 4.686 hingga 4.700. Area support 4.637–4.616 tetap menjadi zona penting yang perlu dipantau untuk melihat apakah buyer mampu mempertahankan struktur bullish. Selama harga masih mendapatkan respons positif di area tersebut, Dupoin Futures melihat peluang kenaikan XAUUSD masih terbuka. Namun, trader tetap perlu memperhatikan potensi profit taking serta perkembangan AS-Iran dan Selat Hormuz yang dapat mengubah sentimen pasar dengan cepat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

LAINNYA