Menulis Angle Berita yang Menarik: Kunci Membuat Pembaca Tertarik Sejak Paragraf Pertama
Dalam dunia jurnalistik, sebuah peristiwa bisa ditulis dengan berbagai cara. Perbedaan cara tersebut disebut angle berita. Angle adalah sudut pandang yang dipilih wartawan untuk menyajikan sebuah peristiwa sehingga terasa menarik, fokus, dan relevan bagi pembaca.
Tanpa angle yang jelas, sebuah berita bisa terasa datar dan kurang menggugah minat. Sebaliknya, dengan angle yang tepat, berita sederhana pun dapat terasa penting dan menarik untuk dibaca.
Apa Itu Angle Berita?
Angle berita adalah cara wartawan menyoroti suatu peristiwa dari sudut pandang tertentu. Satu kejadian bisa memiliki banyak angle, tergantung fokus yang dipilih oleh penulis.
Misalnya, dalam sebuah kegiatan bazar Ramadan. Wartawan bisa memilih berbagai angle, seperti dampak ekonomi bagi UMKM, antusiasme masyarakat, atau peran pemerintah dalam mendukung kegiatan tersebut.
Dengan memilih angle yang tepat, berita menjadi lebih tajam, tidak melebar, dan memiliki pesan yang jelas.
Mengapa Angle Berita Penting?
Ada beberapa alasan mengapa angle sangat penting dalam penulisan berita, di antaranya:
1. Membuat berita lebih fokus
Angle membantu wartawan menentukan bagian mana yang paling penting untuk diceritakan.
2. Menarik perhatian pembaca
Sudut pandang yang unik membuat pembaca tertarik untuk membaca berita sampai selesai.
3. Memberi nilai berita yang kuat
Angle dapat menonjolkan sisi yang paling berdampak dari sebuah peristiwa.
4. Membedakan berita dengan media lain
Peristiwa yang sama bisa terlihat berbeda jika angle yang digunakan berbeda.
Jenis-Jenis Angle Berita
Dalam praktik jurnalistik, ada beberapa jenis angle yang sering digunakan, antara lain:
1. Who Does What
Angle ini menyoroti siapa yang melakukan suatu tindakan. Fokusnya adalah tokoh atau pihak yang terlibat dalam peristiwa.
Contoh:
Bupati Tangerang Resmikan Program Sekolah Gender untuk Perkuat Kesetaraan.
2. Who Says What
Angle ini menitikberatkan pada pernyataan tokoh penting.
Contoh:
Sekda Tangerang: Bazar Ramadan Jadi Ajang Bangkitkan UMKM Lokal.
3. What Happened
Angle ini berfokus pada peristiwa yang terjadi.
Contoh:
Ribuan Warga Serbu Bazar Ramadan di Cikupa.
4. Where/When Lead
Angle ini menekankan lokasi atau waktu kejadian.
Contoh:
Di Cikupa, Bazar Ramadan 1447 H Resmi Dibuka untuk Masyarakat.
Tips Menentukan Angle Berita yang Menarik
Agar berita lebih kuat dan menarik, wartawan dapat mempertimbangkan beberapa hal berikut:
-Cari sisi paling penting dari peristiwa.
– Pilih sudut pandang yang paling berdampak bagi masyarakat.
– Perhatikan unsur kedekatan dengan pembaca.
– Gunakan fakta yang paling kuat sebagai pembuka
Angle yang baik biasanya langsung terlihat pada judul dan paragraf pertama berita.
Kesimpulan
Menulis angle berita yang menarik merupakan salah satu keterampilan penting dalam jurnalistik. Dengan memilih sudut pandang yang tepat, wartawan dapat mengubah peristiwa biasa menjadi berita yang informatif, tajam, dan menarik untuk dibaca.
Karena itu, sebelum menulis berita, wartawan sebaiknya menentukan terlebih dahulu angle yang akan digunakan. Dengan begitu, tulisan menjadi lebih terarah dan memiliki daya tarik yang kuat bagi pembaca.
redaksi@madiundaily.com
MadiunDaily.com adalah media informatif harian terpercaya

No Comments