Polresta Tangerang Panen Jagung Hibrida, Dorong Ketahanan Pangan Lewat Program 1 Desa 2 Hektare

2 minutes reading
Tuesday, 3 Mar 2026 17:17 0 2 Jay

Polresta Tangerang menggelar panen jagung hibrida di Kampung Ranca Kalapa, Desa Ranca Kalapa, Kecamatan Panongan, Selasa (3/3/2026), sebagai bagian dari program “1 Desa 2 Hektare” untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis desa.

 

Panen yang diinisiasi Polsek Panongan tersebut dilaksanakan di lahan pertanian milik warga dengan melibatkan unsur kepolisian, pemerintah desa, dan kelompok tani setempat. Proses panen dilakukan secara simbolis setelah masa tanam dan perawatan yang didampingi secara intensif oleh Bhabinkamtibmas bersama para petani.

 

Kapolresta Tangerang menegaskan, keterlibatan Polri di sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan nasional melalui ketersediaan pangan.

 

“Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian,” ujarnya.

 

Ia berharap program “1 Desa 2 Hektare” dapat menjadi model kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi lahan pertanian di wilayah pedesaan.

 

Kapolsek Panongan, Iptu Irruandy Aritonang, S.H., menjelaskan bahwa pendampingan kepada kelompok tani dilakukan sejak tahap awal penanaman hingga masa panen.

 

“Kami bersama Bhabinkamtibmas rutin melakukan monitoring dan pendampingan. Harapannya, hasil panen ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga stabilitas pasokan jagung di wilayah Panongan,” jelasnya.

 

Sementara itu, Pejabat Kepala Desa Ranca Kalapa, Herman, S.H., M.Si., mengapresiasi sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat desa dalam mendukung sektor pertanian.

 

“Kolaborasi ini sangat positif. Kehadiran Polri memberi semangat bagi petani dan memperkuat kebersamaan dalam membangun desa,” katanya.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan proses panen jagung serta sesi foto bersama. Hingga berakhir pukul 11.40 WIB, seluruh kegiatan berlangsung aman dan lancar.

 

Hasil panen masih dalam proses pemetikan dan pendataan oleh kelompok tani. Program ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis desa di Kabupaten Tangerang sekaligus mempererat sinergi antara aparat dan masyarakat. (*)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA